Tips Memilih Hosting Untuk Pemula

Tips yang benar dalam memilih hosting untuk para pemula yang tentunya bisa anda gunakan sebagai acuan sebelum menyewa hosting baru.
Tips yang benar untuk memilih hosting untuk para pemula

Fernn.id - Pada kesempatan kali ini admin ingin berbagi informasi kepada kalian seputar hosting yaitu Tips Memilih Hosting Untuk Pemula yang mana mungkin akan berguna disaat sobat sudah ingin migrasi dari blogger ke CMS yang lebih professional seperti Wordpress, situs yang berbasis Framework, CodeIgniter, dan lain-lain.

Kebanyakan para blogger pemula masih saja salah dalam memilih hosting, bahkan bisa admin katakan mubadzir ketika menyewa sebuah hosting namun situs yang dikelolanya masih berskala kecil. Hal ini sebenarnya bisa dimaklumi karena terdapat beberapa faktor, salah satunya karena memang memang awam dan faktor tidak ingin membeli hosting untuk kedua kalinya.

Namun yang perlu sobat ketahui jika memilih hosting yang tepat sesuai kriteria situs, maka tentu saja hal ini berdampak baik bagi pengeluaran kalian dalam kegiatan blogging. Jika sobat masih tidak memiliki pendapatan dan ingin migrasi ke platform lain untuk sekedar belajar, kami menyarankan kalian untuk mencoba Hosting Gratis yang sudah kami bagikan sebelumnya.

Pembahasan

Memilih web hosting, ibarat sobat memilih lahan atau tanah untuk rumah kalian sendiri. Sebelum membeli lahan didunia nyata, tentu ada banyak faktor yang harus diperhatikan dan pertimbangkan agar sesuai dengan kriteria rumah dan tidak mubadzir.

Sama halnya dengan membeli lahan didunia nyata, sebelum menentukan hosting kita diharuskan pintar dalam menjatuhkan pilihan ke satu provider. Tentu saja bukan perkara mudah, apalagi bagi kita yang masih awam mengenai hal teknis didunia perhostingan. Oleh karena itu, pada postingan kali ini admin membahas Tips Memilih Hosting Untuk Pemula yang bisa sobat jadikan acuan untuk memilih hosting untuk website sobat nantinya.

Tips Memilih Hosting Yang Benar Untuk Pemula

Tips Memilih Hosting

Banyak sekali faktor dan keuntungan yang bisa sobat peroleh jika bisa menentukan hosting yang tepat sesuai dengan kriteria situs yang sobat kelola, salah satunya meminimalisir biaya pengeluaran dan menyesuaikan dengan pendapatan situs agar tidak mubadzir tentunya. Terdapat banyak faktor yang harus sobat perhatikan, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Sesuaikan dengan kapasitas dan resource yang dibutuhkan

Tips Memilih Hosting yang pertama adalah menyesuaikan kapasitas dan resource yang kita butuhkan, ketahui terlebih dahulu seberapa besar resource yang dibutuhkan website sobat. Selanjutnya cari paket layanan yang sesuai dengan kebutuhan website tadi.

Sebelum melanjutkan ke poin berikutnya, ketahui terlebih dahulu tentang apa yang dimaksud dengan resource website itu sendiri? Resource memiliki arti sumber daya web hosting selaku media penyimpanan website kita di internet dan bisa dikategorikan menjadi 4 bagian yaitu diskspace, RAM, EP, dan I/O.

a. Diskspace

Pilih paket hosting yang memiliki kapasitas diskspace yang sesuai dengan kebutuhan website. Selain jumlah yang harus sesuai, jenis media penyimpanan juga tak boleh luput dari perhatian. Pada umumnya jenis media penyimpanan terpopuler saat ini adalah SSD, karena sudah terbukti memiliki tingkat R/W yang lebih cepat dibandingkan dengan HDD.

Namun tak ada salahnya juga apabila sobat ingin memilih jenis media penyimpanan yang terbaru yaitu NVMe yang katanya lebih efisien dibandingkan SSD saat ini.

b. Random Access Memory (RAM)

Jika diskspace merupakan tempat penyimpanan yang bersifat tetap dari sebuah file hosting, maka sebaliknya dengan RAM karena bersifat menyimpan secara sementara. Semakin besar jumlah RAM, maka website akan semakin cepat untuk hosting memproses akses keluar masuknya trafik.

c. Bandwith

Pilihlah hosting yang menyediakan bandwith besar, atau bahkan bisa yang unlimited. Jika bandwith yang disediakan besar, maka besar pula kemungkinan website ter-load lebih cepat karena server mampu mentransfer data yang lebih besar setiap detiknya.

Pada kenyataannya makin besar jumlah pengunjung, dan konten pada website tentu membutuhkan data transfer yang juga besar. Konten website yang admin maksud bisa termasuk (Gambar, Audio, Video, dan lain-lain).

d. Entry Process (EP)

Entry Process (EP) merupakan tolak ukur dari perhitungan banyaknya script pada website yang akan diproses web hosting dalam satu waktu. Biasanya satuan waktu yang sering digunakan ialah millisecond.

e. I/O

Spesifikasi hosting yang selanjutnya dan tak boleh dilewatkan ialah I/O atau Input Output. Faktor ini dapat menentukan seberapa cepat upload dan download web hosting kalian.

2. Pilih lokasi server yang sesuai

Saat ini banyak sekali provider yang menawarkan berbagai pilihan lokasi server yang tentunya memiliki plus dan minus sendiri, contohnya seperti server Indonesia, Singapore, US, Canada, dan lain-lain. Lokasi server ini hendaknya kalian harus sesuaikan dengan target pasar atau target pengunjung website sobat.

Apabila target pengunjung utama website kita merupakan pengunjung dalam negeri, maka sebaiknya sobat pilih server Indonesia. Namun sebaliknya jika target pengunjung utama website untuk pengunjung luar negeri maka tak ada salahnya mencoba lokasi server luar seperti US, Canada, Singapore, dan lain-lain.

3. Perhatikan pula ketentuan bandwith yang ditawarkan

Apa itu yang dimaksud dengan bandwith? Singkatnya, bandwith adalah besarnya nilai transfer data dalam hitungan bit/detik (bps). Apabila bandwith yang disediakan dalam jumlah besar, maka website dapat ter-load dengan cepat karena server mampu mentransfer data yang lebih besar setiap detiknya.

4. Harga yang bersahabat

Pernahkah sobat mendengar pepatah ini? "Harga menentukan kualitas" namun pepatah itu tidak sepenuhnya benar dalam dunia perhostingan ini sob. Karena saat ini sudah banyak provider hosting yang mana menawarkan beragam fitur, harga, dan support yang bisa sobat gunakan sekalipun masih awam.

Jadi bersyukurlah semakin banyak provider hosting, domain, dan lain-lain, maka mereka juga harus bersaing untuk mendapatkan pelanggan dengan berbagai bentuk penawaran yang menggiurkan salah satunya seperti penurunan harga yatu promo, diskon, dan lain-lain.

5. Pelayanan yang selalu siap

Banyak sekali provider hosting yang menawarkan fitur, spesifikasi, harga, dan pelayanan yang menggiurkan. Namun perlu sobat ketahui istilah-istilah didalam dunia perhostingan agar tidak salah langkah saat memilih provider hosting dan web hosting yang akan digunakan nantinya.

Adapun istilah pelayanan yang biasanya diberikan oleh provider hosting adalah 24/7 yang mana artinya ini mereka siap melayani sobat selama 24 jam dalam 1 minggu jika kalian membutuhkannya. Poin pelayanan ini erat kaitannya dengan harga yang ditawarkan, karena biasanya setiap harga yang murah tentu saja pelayanannya kurang memuaskan, jadi waspadalah sob!

6. Pertimbangkan garansi yang mereka berikan

Poin terakhir ini bisa menjadi salah satu acuan sobat jika ingin sewa web hosting dari provider yang belum banyak dikenal. Selalu identifikasi garansi apa yang berani mereka berikan apabila hosting yang sobat sewa memiliki banyak kendala bahkan kalian sendiri kurang puas dengan pelayanannya.

Pada umumnya mereka memberikan garansi refund (pengembalian uang) setelah 30 hari dari pembayaran. Namun ada juga yang memberikan lebih seperti 90 hari bahkan 120 hari setelah pembayaran diterima oleh pihak provider.

Penutup

Nah, dari artikel diatas tentu sobat sudah bisa menyimpulkan sendiri bagaimana untuk memilih hosting yang benar dan bagaimana ciri-ciri provider hosting yang tepat untuk dipilih. Tetapi jika dari artikel ini sobat belum juga paham dan belum bisa menyimpulkan, sebaiknya tanyakan ke admin, dengan senang hati saya akan menjawabnya jika memang bisa dan masih terkait dengan topik artikel ini.

Mungkin sampai sekian dulu artikel dari Tips Memilih Hosting Untuk Pemula, semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kalian dalam blogging dan migrasikan situs ke platform yang lebih professional.
Terimakasih