5 Tradisi Unik Kurban dari Berbagai Negara, Ada yang Hewannya Dipercantik

 muslim

Kamis 22 Juli 2021 13:09 WIBJurnalis - Wilda Fajriah

IDUL Adha merupakan hari raya umat Islam yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender hijriah. Dalam momen ini, kaum Muslimin berlomba-lomba menyembelih hewan kurban terbaik.

Di Indonesia sendiri, pemotongan hewan kurban menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh kalangan dewasa maupun anak-anak. Di berbagai negara ternyata juga memiliki keunikan tersendiri dalam berkurban merayakan Idul Adha.

Dikutip unggahan video di kanal YouTube Magenta Islam, Kamis (22/7/2021), berikut lima tradisi unik Idul Adha dari berbagai negara yang menarik untuk diketahui.


1. China

Meski mayoritas penduduk China beragama Buddha, banyak juga yang memeluk agama Islam. Jika pada umumnya umat Islam di dunia merayakan Idul Adha selama tiga hari, China merayakan hari raya kurban tersebut selama empat hari berturut-turut.

Umat Muslim di China akan mengambil libur atau cuti dari pekerjaannya untuk merayakan hari raya Idul Adha. Mereka akan berkumpul dan melaksanakan tadarus Alquran, bersholawat, dan saling bersilaturahmi.

Info grafis hewan kurban. (Foto: Okezone)

2. Turki

Turki memiliki budaya yang cukup unik saat merayakan Idul Adha. Mereka akan merias hewan kurban sebelum disembelih. Hewan kurban biasanya dihiasi dengan hena dan pita agar terlihat cantik.

Sedangkan proses penyembelihan hewannya sendiri juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Mereka akan melaksanakan Sholat Id berjamaah dan dilanjutkan pemotongan hewan kurban.


3. Maroko

Di Maroko, penduduknya yang beragama Islam sangat antusias dalam merayakan Idul Adha. Mereka menganggap momen ini sebagai festival yang sangat suci. Sama seperti China, penduduk Maroko merayakan Idul Adha selama empat hari berturut-turut.

Mereka akan menghidangkan berbagai makanan berbahan dasar hewan kurban. Masyarakat Maroko juga pergi ke pasar tradisional saat Idul Adha untuk membeli pakaian tradisional sebagai pelengkap merayakan Idul Adha.

4. Bangladesh

Masyarakat Bangladesh memiliki cara sendiri untuk merayakan Idul Adha. Jika di Indonesia melakukan mudik saat Idul Fitri, rakyat Bangladesh akan mudik saat Idul Adha. Ini karena mereka menganggap Idul Adha merupakan hari yang membawa kebahagiaan dan keberkahan.Maka itu, sebisa mungkin mereka menyiapkan diri berkumpul bersama keluarga. Mereka akan memenuhi setiap stasiun, bandara, dan terminal untuk mudik dan bertemu sanak saudara di kampung halaman.


5. Uni Emirat Arab

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam, perayaan Idul Adha di sana pun sangat meriah. Di berbagai sudut kota akan dipenuhi dengan berbagai macam pertunjukan seni. Bahkan di dalam mal pun ada pertunjukan yang akan menghibur para pengunjung.

Pesta kembang api juga akan diadakan pada hari tersebut. Di Uni Emirat Arab, masyarakat non-Muslim juga merayakan Idul Adha. Mereka akan memberikan permen sebagai hadiah kepada kerabat atau tetangga Muslim yang merayakannya.

Para wanita dan gadis di sana pun akan menghiasi tangan mereka dengan hena. Sedangkan anak-anak mengenakan pakaian baru mereka dan merayakannya dengan berbagai permainan tradisional. Saat menyajikan daging kurban, penduduk setempat akan mengimbanginya dengan makanan manis seperti permen, susu, kurma, atau buah.

SUPPORT US Dukung admin untuk terus berkarya dan selalu membagikan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi orang banyak.
[Menyalin] kode AMP