Kasihan sekali Akibat Sindrom Langka, Wanita Ini Cuma Punya Satu Payudara

 

Akibat Sindrom Langka, Wanita Ini Cuma Punya Satu Payudara

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami nyeri di bagian dadanyaSeorang wanita hanya punya satu payudara akibat sindrom langka. (Foto ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta - 

Seorang wanita menceritakan kisahnya yang didiagnosa sindrom langka sehingga membuatnya cuma punya satu payudara. Becca Butcher, pegawai resepsionis di sebuah real estat, diberitahu oleh dokter bahwa ia mengidap sindrom Poland.

Saat remaja, ia dibuat bingung karena payudaranya di satu sisi tak tumbuh. Dia menghabiskan berjam-jam meneliti bagaimana meningkatkan pertumbuhan payudara dan bahkan menggunakan bra yang tidak pas untuk meratakannya.

Sindrom Poland lebih sering terjadi pada pria, ini berarti bahwa individu dilahirkan dengan otot yang hilang atau kurang berkembang di satu sisi tubuh mereka. Hal ini dapat menyebabkan kelainan pada tangan, lengan, bahu dan dada.Sindrom ini diperkirakan memengaruhi sekitar satu dari 20.000 bayi baru lahir.

"Saya menyadari bahwa payudara saya memiliki ukuran yang berbeda saat remaja, seorang teman menunjukkan kepada saya bahwa yang satu lebih besar dari yang lain dan saat itulah saya menyadari bahwa itu sangat mencolok sehingga orang lain juga dapat melihatnya," katanya kepada Daily Star."Saya akan melihat-lihat semua gadis lain seusia saya yang memiliki dua payudara, tetapi saya masih hanya memiliki satu payudara dan saya sangat sadar akan hal itu," paparnya.

Ia sempat meminta bantuan dokter dan menjelaskan keluhan yang ia rasakan, tetapi mereka mengatakan kepada Becca bahwa dadanya 'normal' dan 'pada akhirnya akan tumbuh' seperti bagaimana beberapa gadis mendapatkan menstruasi lebih lambat dari yang lain.

Becca merasa kesal, para dokter selalu mengabaikan keluhannya selama bertahun-tahun dan menganggap apa yang ia rasakan tidak serius. Sampai akhirnya ia mencari di Google dengan kata kunci 'satu payudara' dan menemukan Sindrom Polandia. Barulah para dokter tersadar selama ini Becca mengalami kondisi tersebut.

Saat didiagnosis dengan Sindrom Poland, dokter menawarkan payudara implan payudara gratis di NHS. Becca menolaknya.

"Saya tahu sebagian besar perempuan akan mengambil kesempatan untuk mendapatkan implan payudara gratis, tetapi saya tidak ingin mengubah diri saya, saya hanya ingin tahu mengapa dada saya berbeda," jelas Becca.

Saat ini, Becca sudah menerima keadaan dirinya dan menemukan banyak wanita lain yang juga mengalami kondisi yang sama. Dia menemukan bahwa banyak wanita menjalani operasi untuk menutupi perbedaan ukuran mereka, tetapi karena Sindrom Polandia adalah kelainan bentuk otot, otot itu sendiri tidak dapat diperbaiki dengan mudah.

Becca kini menjadi influencer di Instagram dan kerap memberikan pesan-pesan positif soal tubuh. Dia pun ingin wanita lain yang memiliki sindrom yang sama dengan dirinya bisa memiliki kepercayaan diri.

SUPPORT US Dukung admin untuk terus berkarya dan selalu membagikan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi orang banyak.
[Menyalin] kode AMP